REDAWIGUNA

"Don’t try to be better than yourself. Don’t sacrifice the color of your strength. Just focus on what you got and how you gonna progress from there. Cause what people need isn’t the best person but the growing person” - Reda Wiguna.

BACKGROUND STORY

Reda Wiguna adalah seorang laki - laki yang lahir di Bandung, 17 April 1990. Dia biasa dipanggil Mas Re oleh orang - orang disekitarnya. Saat ini Reda aktif sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi di Bandung, namun ia juga terdaftar sebagai salah satu mahasiswa program doktoral di salah satu universitas ternama di Jakarta.

Reda cukup terkenal dikalngan mahasiswi di tempatnya mengajar. Selain karena orangnya mudah bergaul dan mukanya yang blasteran Amerika-Lembang, statusnya yang masih bujang juga tidak jarang membuat mahasiswa memilih untuk mengikuti kelasnya.

Karena jadwalnya yang cukup padat, Bandung - Jakarta udah kaya pindah RT aja. Biasanya pada hari Senin - Rabu reda akan berada di Bandung untuk mengajar dan Kamis - Sabtu akan berada di Jakarta untuk kuliah. Minggu ? Waktunya jalan sama calon mbak pacar.

Reda lahir dan tinggal di Bandung hingga kelas 4 SD, setelah itu ia harus berpindah ke Jakarta mengikuti orang tuanya yang di pindah tugaskan. Memang bawaan Reda yang mudah bergaul, meskipun berada di tempat baru dia selalu cepat beradaptasi. Bahkan dia mampu berteman dengan orang - orang yang ya bisa dibilang cukup anti-sosial.

Reda juga merupakan orang yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Melihat hal - hal disekitarnya saja dapat memunculkan banyak pertanyaan dalam pikirannya. Ketertarikan Reda terhadap pemahaman mengenai kepribadian manusia dan hubungan yang terjalin mengarahkannya untuk memilih majoring Psikologi sebagai sarana Reda untuk mengembangkan dirinya.

Berbekal kemampuan belajarnya yang cukup baik, melanjutkan perkuliahan ke jenjang S-2 jadi pilihan utama Reda. Dari awal Reda memang bercita - cita menjadi seorang dosen dan terbukti setelah lulus dari program magister Reda langsung mendapatkan tawaran mengajar di Bandung. Baru 4 bulan mengajar, Reda mendapatkan kabar bahwa proposal disertasinya juga diterima. Maka dari itu hingga kini Reda memiliki 2 peran, yaitu sebagai mahasiswa dan juga dosen.

Reda punya satu motto dalam hidupnya bahwa "bahagianya kehidupan seseorang terletak dari bagaimana dia membuat kebahagiaan itu sendiri, karena nyatanya kebahagiaan itu dibuat bukan dicari". Maka dari itu Reda selalu berusaha untuk menjadi bahagia dari hal - hal kecil yang terjadi dalam hidupnya.

ABOUT

Namanya Reda Wiguna, panggil saja dia Mas Re. Lahirnya di Bandung, tanggal 19 April 1990 jam 21.19 WIB. Reda merupakan anak pertama dari 2 bersaudara. Adik Reda adalah seorang perempuan yang memiliki perbedaan usia dengan reda 10 tahun. Ayahnya adalah orang Bandung asli, sedangkan ibunya adalah bule asli asal Amerika. Reda mewarisi wajah bule dan gen tinggi dari ibunya, sampai 26 tahun hidupnya Reda tinggi Reda mencapai 186 cm.

Reda ini hobinya main gitar, maraton film dan badminton. Dulu Reda suka menonton ayahnya bermain gitar, makaya dia juga tertarik dengan gitar. Kalau maraton film itu biasanya karena Reda cukup sibuk buat luangin waktu ke bioskop, di tambah mba pacar yang juga jauh. Jadi sekalinya nonton film sekaligus 3 itu minimal. Badminton jadi hobinya soalnya pengen keren kaya Taufik Hidayat niatnya.

Reda punya banyak alergi, sama debu, panas, makanan pedas, keringat, ya banyak lah riweuh pokoknya. Tapi jangan khawatir badannya kurus gak gampang sakit soalnya minum ASI full 2 tahun kata mama.

Reda juga suka ngeband, dari jaman SMA udah sering tampil di pensi sekolah. Waktu kuliah pun Reda sering tampil dalam acara Fakultas dan Universitas. Reda juga masuk dalam jajaran #UIHITS saking seringnya terlihat eksis diberbagai acara kampus.

PERSONALITY

Reda adalah orang yang ramah terhadap semua orang yang ditemuinya. Maka dari itu dari dulu Reda dikenal sebagai orang yang mudah bergaul dalam lingkungannya.

Reda juga orangnya open minded, di selalu berusaha melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang.

Reda juga salah satu orang yang positif, dia selalu berusaha untuk menyebarkan emosi positif pada orang - orang disekitarnya. Supaya semuanya bahagia, katanya.

Reda juga adalah orang yang sangat menghargai kepercayaan, ketika kepercayaannya hilang terhadap orang lain maka dirinya tidak akan pernah percaya lagi terhadap orang tersebut.

Ketika mencintai suatu hal, Reda akan terus melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang berharga. Dia akan melakukan apapun untuk dapat membahagiakannya. Sekali menyakitinya cukup membuat dia pergi.

Posesif ? Ya mungkin bisa dibilang begitu, Reda tidak suka berbagi apa yang menjadi miliknya. Balik lagi, hargai dia yang berjuang bahagiakan kamu. Jadi kalau dia lagi cemburuan ya tenangin aja, nanti juga biasa lagi.

Reda tidak terlalu suka keluar rumah, dia hanya keluar seperlunya saja. Kalau gak ngajar yang nongkrong atau jalan sama mba pacar.

Bukan orang yang pintar menyampaikan perasaannya, dia lebih suka mengungkapkan perasaannya dengan lagu atau tulisan. Dia juga tipikal orang yang mirip dengan bom waktu. Karena dia jarang mengekspresikan kekesalannya tapi jika dirasa sudah kelewatan, dia tidak segan untuk mengungkapkan semuanya.

Reda juga termasuk orang yang banyak berpikir, atau bahkan overthinker. Apalagi jika hal itu berkaitan dengan orang yang dicintainya, butuh banyak alasan kuat dalam mengambil keputusannya.

Oh iya Reda adalah orang yang logis, semuanya harus dapat dijelaskan dengan logika baru reda dapat mempercayai hal tersebut.

Family

PAPA

Nama : Satria Panca Wiguna
TTL : Bandung, 18 Mei 1962
KWN : Indonesian
Pekerjaan : Pejabat Bank Indonesia

MAMA

Nama : Julia Lorient Maxwell
TTL : California, 27 Januari 1965
KWN : American
Pekerjaan : Wiraswasta, Designer

ADIK

Nama : Kaleaneu Wiresa
TTL : Jakarta, 9 Desember 2000
KWN : Indonesian
Pekerjaan : Pelajar

Social Circle

Reda's Girlfriend

Nama : Iris Klorenz Alkeesha Spring
TTL : Vienna, 10 Oktober 1992
Pekerjaan : Bartender

Reda's Alumuss Friend

Nama : Alvino Ariatedja
TTL : -
Pekerjaan : Pengacara